Kode iklan In feed above/responsive

5 Fakta Unik Kehidupan Orang Jepang: Ada Penyedia Jasa Permintaan Maaf


Judul : 5 Fakta Unik Kehidupan Orang Jepang: Ada Penyedia Jasa Permintaan Maaf
link : 5 Fakta Unik Kehidupan Orang Jepang: Ada Penyedia Jasa Permintaan Maaf


5 Fakta Unik Kehidupan Orang Jepang: Ada Penyedia Jasa Permintaan Maaf

5 Fakta Unik Kehidupan Orang Jepang: Ada Penyedia Jasa Permintaan Maaf


Bukan rahasia lagi, warga Jepang dikenal punya disiplin tinggi dan sangat tertib.

Bukan hanya di negara sendiri, kebiasaan orang Jepang yang disiplin itu bahkan dibawa saat pergi ke negara lain.

Beberapa waktu lalu, aksi fans Timnas Jepang membersihkan sampah di stadion usai tim bertanding di ajang Piala Dunia 2018 Rusia jadi viral di media sosial.

Aksi tersebut mendapat berbagai reaksi rasa hormat hingga kekaguman dari berbagai negara.

Bahkan, banyak negara terinspirasi mengikuti aksi yang dilakukan fans Timnas Jepang.

Selain kedisiplinannya, fakta seputar kehidupan orang Jepang sering kali membuat heran negara lain.

Dirangkum dari Brightside.me, inilah lima fakta tak biasa tentang kehidupan orang Jepang ini akan mengubah cara pandangmu terhadap Negeri Matahari Terbit.

1. Orang hilang tanpa diketahui sebabnya

Sekitar 80.000 hingga 100.000 ribu orang hilang di Jepang setiap tahun.

Biasanya, baik polisi maupun keluarga pergi mencari orang-orang yang hilang ini dengan asumsi mereka telah melakukan bunuh diri.

Bagi mereka yang memutuskan untuk menghilang, ada dua cara untuk melakukannya.

Yang pertama adalah pindah ke Kota Sanya yang tidak terdeteksi dengan peta apapun.

Kota Sanya adalah sebuah perkampungan kumuh di Tokyo yang namanya telah dihapus oleh pihak berwenang.

Cara kedua adalah tinggal di rumah, berganti identitas, dan profesi untuk menghindari teman dan kerabat selamanya.

2. Teman dan keluarga sewaan

Uang mungkin tidak bisa membeli cinta, tapi di Jepang, apa saja bisa dibeli dengan uang, termasuk keluarga, teman dan pcar.

Kamu bahkan dapat menyewa seorang bayi selama beberapa hari.

Di Jepang, ada beberapa agen yang dengan senang hati menyewakannya.

Satu di antaranya adalah Family Romance yang didirikan oleh Ishii Yuichi, delapan tahun lalu.

Tujuan utama agensi itu, membantu orang mengatasi kehilangan atau kesepian.

3. Agen-agen permintaan maaf

Meminta maaf mungkin adalah hal yang sulit bagi sebagian orang.

Namun, di Jepang ada agensi khusus yang bersedia melakukannya.

Harga layanan permintaan maaf dapat bervariasi tergantung masalah yang dihadapi dan permintaan agensi.

Permintaan maaf pribadi rata-rata dihargai 240 dolar AS dan permintaan maaf melalui telepon atau email bertarif sekitar 96 dolar AS.

Beberapa lembaga juga ada yang mengenakan biaya per jam, sekitar US$ 33.

4. Kafe khusus bagi orang-orang kesepian

Moomin Bakery & Café adalah sebuah kafe di Tokyo yang dijuluki "tempat anti-kesepian."

Bagi pelanggan yang datang sendiri, tidak perlu khawatir atau takut kesepian.

Pelayan sudah menempatkan boneka Moomin boneka di kursi untuk teman makan atau minum kopi bersama.

Ide ini menjadi sangat populer di kalangan orang Jepang serta banyak turis yang rela antre di pintu masuk ke Moomin Bakery & Café.

5. Bisa beli apa saja di mesin penjual otomatis

Mesin penjual otomatis sangat populer di Jepang.

Pasalnya, alat ini tidak butuh asisten penjual, harga sewa kecil, tingkat kejahatan rendah dan mendapat untung besar.

Selain itu, tidak ada batasan untuk menggunakannya, sehingga mesin bisa digunakan setiap hari selama 24 jam.

Bedanya, mesin penjual otomatis di Jepang bukan cuma jual minuman atau makanan saja.

Mesin-mesin ini dapat menjual apa saja termasuk telur, mainan, suvenir, sepatu, dasi, payung hingga pakaian dalam.

sumber